Rabu, 27 Mei 2009
BERKAT RADIX VITAE, LUBANG KUNCI JADI TERANG
Pada awalnya saya sendiri agak ragu pada kasus glaukoma yang dialami Ibu ini, tapi karena beliau yakin akan membeli dan menggunakan obat tetes mata ini dan dengan cepat mentransfer uangnya, akhirnya saya kirimkan tetes matanya. Namun saya tidak memberi janji muluk-muluk karena kasusnya sudah tidak bisa lagi disebut stadium awal.
Akan tetapi, mendengar kemajuan itu dan kebahagiaan keluarga Beliau, saya bersyukur kepada Allah. Mungkin obat tetes mata ini memang jalan kesembuhan baginya. Semoga tambah hari tambah bagus perkembangannya.
Kamis, 21 Mei 2009
GLAUKOMA? JANGAN BURU-BURU OPERASI!
Sedih rasanya ada orang yang konsultasi secara online ke dokter, bahwa dia sudah operasi, tetapi belum berhasil dan harus operasi lagi. Andai aku bisa beritahu dia. Seharusnya jangan buru-buru operasi dulu. Harusnya ketemu radix vitae dulu. Biar nggak perlu operasi.
Aku akan sangat bahagia jika ada penderita glaukoma yang bisa sembuh setelah menggunakan radix vitae.
Jangankan orang yang tempat tinggalnya jauh. Orang di sekitarku saja ada yang sudah terlanjur operasi dan aku nggak bisa membantu.
Sekali lagi aku mau bilang kepada siapa pun Anda. Jika ada salah satu anggota keluarga, teman, saudara, kerabat atau siapapun di sekitar Anda menderita glaukoma, jangan buru-buru operasi. Atasi dulu dengan tetes mata herbal radix vitae. Ini bukan semata-mata tak-tik seorang penjual tetapi karena radix vitae benar-benar bisa menyembuhkan glaukoma. Saya adalah bukti. Saya bisa terbebas dari ketergantungan obat kimia dan dari kewajiban menjalani operasi. Demi Allah, yang saya katakan benar adanya.
Kamis, 14 Mei 2009
Hidup Obat Herbal!!
Rabu, 13 Mei 2009
GLAUKOMA, PENJARAH PENGLIHATAN

Glaukoma adalah suatu kelainan mata yang berupa rusaknya serabut syaraf optic pada daerah sekitar tempat keluar bola mata. Serabut syaraf ini berfungsi membawa informasi dari lapisan retina yang sensitive terhadap sinar, menuju otak agar dapat diterima sebagai gambar yang dapat kita lihat.
Mata anda membutuhkan sejumlah tekanan tertentu agar dapat berfungsi baik. Pada beberapa orang, tekanan bola mata ini dapat meninggi sehingga akan menyebabkan kerusakan syaraf optic. Dapat pula terjadi bahwa tekanan bola mata masih normal akan tetapi tetap terjadi kerusakan syaraf optic yang disebbakan karena syaraf optiknya sendiri yang sudah lemah. (tekanan bola mata tidaklah sama dengan tekanan darah )
FAKTOR APA SAJA YANG MENGONTROL TEKANAN BOLA MATA ?
Satu lapisan sel dibelakang iris bertugas memproduksi cairan yang disebut HUMOUR AQUOS. Cairan ini akan mengalir menuju lubang pupil dan akan meninggalkan bola mata melalui saluran kecil menuju pembuluh darah. Normalnya antara produksi HUMOUR AQUOS dan aliran keluarnya adalah seimbang. Jika aliran keluarnya terhambat atau produksinya berlebihan, maka tekanan bola mata akan meninggi (cairan aquos bukanlah air mata).
MENGAPA TEKANAN BOLA MATA YANG TINGGI BERBAHAYA ?
Apabila saraf optic mendapat tekanan yang berlebihan, maka akan menjadi kerusakan di
1. Glaukoma Kronis (kronis=lambat), mula-mula cairan aquos dapat berjalan lancar akan tetapi semakin lama aliran akan melambat karena ada hambatan. Tekanan bola mata akan meninggi perlahan-lahan sehingga tak ada gejala nyeri sama sekali akan tetapi lapang pandang mata akan menyempit perlahan-lahan.
2. Glaukoma akut (akut=tiba-tiba). Hal ini terjadi cairan akibat adanya hambatan mendadak dan aliran aquos di sudut bilik mata depan. Serangan ini akan menimbulkan rasa nyeri dan dapat membuat kerusakan permanen pada penglihatan apabila tidak diobati.
3. Glaukoma sekunder. Tekanan bola mata yang meninggi akibat penyakit mata lainnya.
4. Glaukoma Kongenital. Merupaakn penyakit yang jarang terjadi, terutama pada anak-anak akibat gangguan perkembangan pada matanya.
ADAKAH FAKTOR RESIKO TERJADINYA GLAUKOMA KRONIK ?
Ya, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan Glaukoma Kronik.
- Umur, Resiko akan meningkat pada umur 40 tahun keatas (1%) dan pada 65 tahun keatas 5 %
- Ras. Resiko sangat tinggi pada ras Afrika
- Riwayat keluarga. Apabila dalam keluarga ada yang terkena Glaukoma Kronik, maka sebaiknya anda memeriksakan mata secara rutin apabila umur lebih dari 40 tahun. Disarankan agar anggota keluarga yang lain juga memeriksakan diri.
- Miopia. Penderita rabun jauh terutama dengan minus besar mempunyai kecenderungan terjadinya Glaukoma Kronik.
- Diabetes dipercaya meningkatkan terjadinya resiko penyakit ini.
BAGAIMANA GLAUKOMA KRONIK DAPAT MENYEBABKAN KEBUTAAN ?
Bahaya glaukoma jenis ini adalah bahwa pasien merasa normal, tidak ada nyeri dan penglihatan dirasakan normal, padahal sudah mulai terjadi kerusakan penglihatan. Terkadang hanya mengeluh penglihatan satu mata agak meurun dibandingkan mata sebelahnya.
Tanda awal hilangnya lapang pandang biasanya terlihat berupa adanya area lengkungan yang tidak terlihat (gelap) sedikit di atas atau di bawah penglihatan sentral. Daerah gelap ini akan meluas apabila tidak diobati atau ditangani sehingga daerah yang sempit seperti kita melihat pada lubang kunci (tunnel vision).
BAGAIMANA CARA MENGETAHUI GLAUKOMA KRONIK ?
Sebagaimana diketahui bahwa glaukoma kronik lebih sering terjadi pada umur 40 tahun keatas, maka sebaiknya memeriksakan diri setiap 2 tahun dan melakukan 3 tes :
1. Mengukur tekanan bola mata
2. Memeriksakan keadaan saraf optic
3. Melakukan pemeriksaan lapang pandang (Tes Perimetri)
BAGAIMANA CARA MENGOBATI GLAUKOMA KRONIK ?
Tujuan utama pengobatan glaukoma kronik adalah dengan cara menurunkan tekanan bola mata menggunakan obat-obatan terutama obat tetes. Apabila pengobatan tidak berhasil maka dapat beralih ke pengobatan dengan sinar laser atau operasi yang disebut TRABEKULEKTOMI.
APAKAH GLAUKOMA KRONIK DAPAT DISEMBUHKAN ?
Walaupun kerusakan yang sudah terjadi tidak dapat diperbaiki lagi, tetapi dengan diagnosa dini dan pemeriksaan serta pengobatan yang teratur maka kerusakan dapat dihambat seminimal mungkin.
APAKAH ITU GLAUKOMA AKUT ?
Pada Glaukoma akut terjadi peninggian tekanan bola mata secara mendadak karena adanya hambatan aliran AKUOS.
BAGAIMANA GEJALA GLAUKOMA AKUT ?
Mata mendadak terasa nyeri, merah, penglihatan terganggu bahkan sampai tidak dapat melihat. Terkadang disertai mual, muntah, dan dapat pula melihat gambaran pelangi sewaktu melihat bola lampu.
DAPATKAH GLAUKOMA AKUT DISEMBUHKAN ?
Apabila cepat didiagnosa dan cepat ditangani dengan tepat kemungkinan penglihatan dapat kembali membaik. Menunda-nunda pengobatan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang permanent. (Sumber: www.bandung-eye-center.com)
KABAR GEMBIRA: Glaukoma dapat Disembuhkan dengan Tetes Mata Herbal Radix Vitae
Melalui blog ini saya ingin para penderita glaukoma bisa menemukan dan memakai tetes mata herbal radix vitae ini dan terbebas dari derita berkepanjangan penyakit tersebut.
Saya sendiri adalah penderita glaukoma yang telah membuktikan kehebatan tetes mata radix vitae tersebut. Kalau sekarang saya ikut menawarkan obat tetes mata radix vitae ini, hal ini semata-mata karena saya telah menjadi bukti kesembuhan dan yakin dengan khasiat obat tetes mata radix vitae ini. Saya ingin semakin banyak penderita glaukoma yang bisa tersembuhkan.
Untuk informasi dan pemesanan tetes mata radix vitae silakan telepon atau SMS ke 081913215160
Minggu, 10 Mei 2009
RADIX VITAE TIDAK PUNYA EFEK SAMPING NEGATIF
Berbicara tentang kekhawatiran, saya merasa beruntung memakai obat tetes mata ini karena tidak melalui proses khawatir. Saat memutuskan untuk memesan obat tetes mata radix vitae ini, saya dalam kondisi jenuh dan putus asa karena tersiksa oleh penggunaan obat-obatan sebelumnya.
Dokter bilang nggak ada jalan lain kecuali pengobatan seumur hidup. Jadi dalam kondisi jenuh dan putus asa itulah saya memutuskan memakai obat tetes mata radix vitae ini. Saya tidak memikirkan efek samping atau yang lain. Informasi yang saya dapatkan saat itu hanya dari sobekan koran yang sangat terbatas seperti yang telah saya ceritakan pada postingan sebelum ini. Saya juga nggak tahu kalau penemu obat ini adalah orang Jerman.
Tetapi sekarang Anda tidak perlu khawatir. Obat tetes ini dijamin aman untuk manusia karena telah mendapatkan sertifikat dari Laboratorium Biopharma Institut Pertanian Bogor.
Terlebih lagi saat ini, pengguna obat tetes mata ini sudah sangat banyak. Kalau toh ada efek sampingnya tentu penemu obat ini yang akan merasakan pertama kali karena dialah kelinci percobaan pertama. Selain itu kalau banyak yang merasakan efek samping negatif pastilah tidak akan terjadi repeat order. Menurut data dari Bapak Heinrich Melcher pengguna obat tetes radix vitae ini sudah lebih dari 100.000 orang.
Dari ratusan ribu orang yang telah merasakan khasiat obat tetes mata ini, tidak semuanya mau, mampu, dan memiliki kesempatan berbagi cerita. Oleh karena itu, saya sebagai orang yang telah ditolong oleh obat ini seperti punya tanggung jawab moral untuk menceritakan khasiat obat ini pada orang lain, sebagai ucapan terima kasih.
Selain tentu saja motivasi keuangan. Karena setiap bisa menjual obat ini saya diberi uang tip oleh bos saya Bapak Nian Jaya. Sedikit uang tip itu bisa saya gunakan untuk tambahan beli susu untuk anak saya. Maklum anak saya sama sekali nggak kenal ASI. Karena harus lahir dengan operasi caesar, seminggu pertama setelah lahir anak kedua saya harus terpisah dari saya. Saya harus menjalani masa karantina. Jadi dia kenalnya hanya sama dot/botol susu. Nggak mau minum susu ASI.
Kemudian masalah kekhawatiran uang akan saya larikan. Saya tentu bisa berpikir nalar, saya nggak mau masuk penjara gara-gara uang 400 ribu. Kedua anak saya dan suami saya masih membutuhkan saya. Saya tidak akan mempertaruhkan harga diri, kehormatan, dan nama baik saya dengan menggelapkan uang Rp 400.000,- itu. Jadi sekali lagi, Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara Jangan Khawatir!
Selasa, 05 Mei 2009
Sapa Pembaca dan Pengguna
Untuk Mamanya Intan di Bali, saya akan merasa turut berbahagia jika kondisi mata minus putri ibu bisa segera menurun.
Untuk Ibu Hertinah, nggak ada salahnya dicoba Bu!
Bagi siapa saja pembaca blog ini, saya akan dengan senang hati menanggapi berbagai pertanyaan baik yang diajukan melalui e-mail atau SMS. Seperti yang dilakukan Ibu Wulandari di Pasuruan. Kami sempat SMS-an selama kurang lebih dua hari.
Untuk Ibu Atun, Ibu Hertinah, dr. Tony, Mbak Melti, Mas Budi, dan Mas Wawan saya tunggu kabarnya.